Sunday

UFO CRASHED IN INDONESIA (1997)

 


https://betaufo.id/ufo-crashin-indonesia-1997/

Apakah UFO atau Piring Terbang dikendalikan oleh Peradaban Manusia Bumi Jaman Dahulu?





Dari buku Timeless Earth karangan  Peter Kolosimo pada halaman 194 disebutkan bahwa :

 "Einstein meyakini adanya pluralitas kehidupan di dunia2  lain dan berketetapan bahwa para navigator "piring terbang" adalah manusia-manusia yang meninggalkan bumi 20,000 tahun yang lalu dan sekarang kembali untuk melihat perkembangan para keturunannya".




Dari  buku "The Lost Journals of Nikola Tesla ", karangan Tim R Swartz, pada bab 8, disebutkan bahwa : 

"Nikolas Tesla melalui eksperimen radionya dikabarkan berhasil menangkap sinyal-sinyal dari luar bumi, dia mengatakan bahwa sinyal-sinyal itu berasal dari kaum manusia, yang pada jaman dahulu pernah hidup di bumi, dan kemudian berhasil mengembangkan teknologi untuk melakukan kolonisasi di luar angkasa. Kaum manusia ini berhasil mengkolonisasi planet Mars dan juga bulan.

Nikola Tesla menyadari pada awal abad ke-20, bahwa planet ini sedang memanas, sedemikian rupa sehingga pada dekade pertama abad ke-21, Bumi hampir tidak dapat dihuni oleh spesies manusia. Sumber informasi Tesla adalah suara-suara aneh yang dia dengar, melalui penerima radio yang dimodifikasi khusus.

Siaran suara misterius ini adalah hasil penelitian awal Tesla, terhadap sinyal radio aneh yang ia tangkap selama eksperimennya,  di Colorado Springs pada tahun 1899. Pada waktu itu, Tesla telah meningkatkan peralatan penerimanya, agar dapat menangkap suara-suara tersebut. Namun anehnya , suara-suara tersebut terdengar, pada frekuensi yang seharusnya tidak mampu membawa transmisi semacam ini.

Tesla menyatakan bahwa suara-suara ini berasal dari manusia-manusia dari dunia lain, yaitu manusia-manusia yang pernah hidup di Bumi pada masa prasejarah, telah mengembangkan teknologi untuk menjelajah ruang angkasa terdekat, namun masih mempunyai keterikatan kepada penghuni Bumi yang mereka tinggalkan. Manusia-manusia ini telah mempunyai koloni di planet Mars, serta mempunyai pangkalan di bulan. Beberapa dari mereka bahkan telah pergi lebih jauh ke luar angkasa, keluar dari tata surya kita untuk menjelajahi galaksi-galaksi.".


Dalam buku nya "The White Sands Incident" Daniel W Fry mengaku dikontak oleh alien yang mempunyai panggilan "Alan" dan memberikan informasi bahwa mereka adalah manusia bumi yang sekitar 30 ribu tahun yang lalu meninggalkan bumi karena terjadi perang saudara yang menghancurkan sistem ekologi dan populasi mahluk hidup di bumi. 

Peperangan tersebut dikatakan terjadi antara 2 bangsa yang kita sekarang namakan Mu atau Lemuria dan Atlantis. Salah satu koloni peradaban yang mereka dirikan adalah di planet Mars.


Di dalam buku The Janos People, yang ditulis oleh Frank Johnson, pada bab 13, diceritakan mengenai sekelompok alien berwujud manusia, yang mengadakan kontak dengan sebuah keluarga kecil sederhana, dan menceritakan bahwa mereka berasal dari sebuah planet bernama Janos, yang berjarak ribuan tahun cahaya.

Menariknya setelah selesai melakukan wawancara, Frank Johnson, sang penulis buku, mengambil kesimpulan bahwa Alien Janos ini sepertinya berasal dari Bumi juga.

Berikut ini adalah kutipan dari dalam buku tersebut :
Semakin dalam kita menggali masalah orang Janos ini, semakin jelas bahwa mereka, pada dasarnya, adalah penduduk bumi yang telah lama meninggalkan planet asal mereka. Mereka sendiri memberi tahu kita hal ini. Berikut adalah kutipan dari penyataan alien janos :
“Kami tahu tentang Bumi dari masa lalu….”
“Kami tahu di mana letaknya di langit.”
“Melihat kalian semua dan planet ini, rasanya seperti melangkah kembali ke dalam salah satu buku sejarah kami; bagi kami, kalian adalah sejarah yang hidup.”
“Kalian adalah bangsa kami, karena kalian sama dengan kami.”


Dalam sebuah acara interview yang berjudul Joe Rogan Experience, pada edisi nomor 1029, Tom DeLonge menyatakan bahwa ada hubungan antara UFO yang jatuh di Roswell dengan peradaban Yunani Kuno khususnya Atlantis.
Tom DeLonge adalah salah satu pendiri organisasi peneliti fenomena UFO yang bernama To The Stars Academy. To The Stars Academy merupakan salah satu pihak yang berhasil mendukung dibukanya isu UFO oleh Direktorat Intelijen Nasional Amerika Serikat, pada tanggal 25 Juni 2021. Tom DeLong mempunyai koneksi beberapa teman di Intelijen, Militer Amerika Serikat dan di Perusahaan Industri Militer seperti Lockheed Martin.
Tom DeLonge menyatakan kepada Joe Rogan bahwa fenomena UFO berhubungan dengan Atlantis. Bahwa ada sebuah kelompok manusia yang selamat, setelah bencana yang menimpa Atlantis sekitar 11500 tahun yang lalu. Kelompok tersebut sudah menguasai teknologi yang sangat maju. Kelompok tersebut membuat markas-markas kecil di bawah permukaan Bumi. Kelompok tersebut seiring dengan berjalannya waktu, membantu dan mendorong peradaban-peradaban di permukaan bumi untuk maju. Kelompok inilah yang sering dianggap sebagai dewa-dewa di mitologi Yunani Kuno. Karena itu menurut Tom DeLonge sangatlah menarik ketika di dalam reruntuhan UFO yang jatuh di Roswell pada bulan Juli tahun 1947, terdapat tulisan Yunani yaitu Elephteria, yang berarti kebebasan atau kemerdekaan. Informasi tulisan Yunani pada UFO Roswell tersebut, diperoleh dari video yang dipublikasikan oleh Ray Santilli pada tahun 1995.



Dalam acara wawancara dengan Joe Rogan, episode nomor 1315, Bob Lazar menyatakan bahwa salah satu UFO yang ditemukan berasal dari Peradaban Jaman Dahulu. Bob Lazar adalah seorang ilmuwan fisika yang mengaku pernah bekerja di Area 51. Tugas dari Bob Lazar adalah merekayasa balik teknologi UFO yang ditemukan oleh militer Amerika Serikat.
Bob Lazar menyatakan bahwa paling tidak satu dari beberapa UFO yang terdapat di Area 51, adalah temuan arkeologi yang berasal dari peradaban jaman dahulu.



Dalam Buku yang berjudul "Pyramids and The Pentagon" karangan Nick Redfern, pada bab 2 dibahas mengenai hubungan antara Piring Terbang atau UFO dan Kitab suci. Pada tahun 1991, seseorang bernama Timothy Cooper yang berasal dari daerah Big Bear Lake California, membuat gempar dunia peneliti UFO, karena informasi kontroversial yang dipublikasikannya. Cooper mengklaim bahwa informasi yang dipublikasikannya bersumber dari dokumen top rahasia yang diperoleh dari seseorang bernama "Bob" yang bertugas di militer Amerika Serikat.
Dokumen Top Rahasia yang bertanggal  16 Juli 1947 tersebut, berjudul "Air Accident Report on Flying Disc Aircraft Near the White Sands Proving Ground, New Mexico.
Pada tahun 1996 akhirnya terbukalah informasi bahwa "Bob" adalah Harry B. Cooper atau bapak dari Timothy Cooper. Harry B.Cooper pernah bertugas di Gedung Reprographics di pangkalan militer Holloman.
Informasi paling sensational yang dipublikasikan oleh Timothy Cooper, terkait jatuhnya sebuah UFO di sekitar pegunungan White Sands pada tahun 1947, terutama mengenai ditemukannya sebuah Kitab Suci Yahudi berbahasa Ibrani yang terlihat sudah sangat tua, di dalam  UFO tersebut. Kitab tersebut kemudian dikirim ke Universitas Harvard untuk diteliti oleh seorang ahli bahasa Ibrani bernama William Foxwell Albright.  Namun karena sulit untuk memecahkan bahasa yang sangat tua itu, maka pada tahun 1955, kitab tersebut dikirim ke para ahli di National Security Agency (NSA) di Fort Meade, Maryland. Informasinya bahwa bahasa yang digunakan di dalam kitab tersebut merupakan bahasa Proto-Ibrani.











Saturday

Extraterrestrial Giant Squid di Europa (bulan Jupiter)?




Bocoran informasi dari Bhavya Lal (mantan pegawai NASA yang pernah bekerja sebagai Associate Administrator for Technology, Policy, and Strategy) bahwa film Europa Report sangatlah mungkin sesuai dengan kenyataan, bahwa di Europa, salah satu bulan dari Planet Jupiter, terdapat extraterrestrial life form yang kemungkinan berbentuk seperti Giant Squid (Cumi-cumi Raksasa). Pernyataan ini juga diperkuat oleh artikel ilmiah yang berjudul "Cause of Cambrian Explosion - Terrestrial or Cosmic?" yang dimuat dalam Scientific Journal Progress in Biophysics and Molecular Biology (Volume 136, August 2018, Pages 3-23) yang berargumen bahwa evolusi dari Squid (Cumi-cumi) ke Octopus (Gurita) karena pengaruh extraterrestrial virus. Referensi :

Bhavya Lal

https://www.nasa.gov/people/nasa-associate-administrator-for-technology-policy-and-strategy-bhavya-lal/

National Aeronautics and Space Administration (NASA) emails from Associate Administrator of Communications Marc Etkind containing the word “UAP” or the phrase “Unidentified Aerial Phenomena,” May 26, 2021 - July 18, 2021



From: Lal, Bhavya (HQ-AA000) <bhavya.lal@nasa.gov> "Ya’ll need to watch the movie Europa Report (2018 I think) this weekend. ... ... I am fully expecting Europa to have giant squids in the under-ice ocean world!..."
Progress in Biophysics and Molecular Biology Volume 136, August 2018, Pages 3-23 Cause of Cambrian Explosion - Terrestrial or Cosmic?




https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0079610718300798 13. Evolution of intelligent complexity Evidence of the role of extraterrestrial viruses in affecting terrestrial evolution has recently been plausibly implied in the gene and transcriptome sequencing of Cephalopods. The genome of the Octopus shows a staggering level of complexity with 33,000 protein-coding genes more than is present in Homo sapiens (Albertin et al., 2015). Octopus belongs to the coleoid sub-class of molluscs (Cephalopods) that have an evolutionary history that stretches back over 500 million years, although Cephalopod phylogenetics is highly inconsistent and confusing (see Carlini et al., 2000; Strugnell et al., 2005, 2006, 2007; Bergmann et al., 2006). Cephalopods are also very diverse, with the behaviourally complex coleoids, (Squid, Cuttlefish and Octopus) presumably arising under a pure terrestrial evolutionary model from the more primitive nautiloids. However the genetic divergence of Octopus from its ancestral coleoid sub-class is very great, akin to the extreme features seen across many genera and species noted in Eldridge-Gould punctuated equilibria patterns (below). Its large brain and sophisticated nervous system, camera-like eyes, flexible bodies, instantaneous camouflage via the ability to switch colour and shape are just a few of the striking features that appear suddenly on the evolutionary scene. The transformative genes leading from the consensus ancestral Nautilus (e.g. Nautilus pompilius) to the common Cuttlefish (Sepia officinalis) to Squid (Loligo vulgaris) to the common Octopus (Octopus vulgaris, Fig. 5) are not easily to be found in any pre-existing life form – it is plausible then to suggest they seem to be borrowed from a far distant “future” in terms of terrestrial evolution, or more realistically from the cosmos at large. Such an extraterrestrial origin as an explanation of emergence of course runs counter to the prevailing dominant paradigm. Europa Report https://en.wikipedia.org/wiki/Europa_Report#Production
The aspect of the moon Europa was based for accuracy on data from NASA and Jet Propulsion Laboratory (JPL) maps of the moon's surface. The creature's design included bioluminescence from the initial concepts. The visual effects supervisor stated that the creature was based on a cross of an octopus and a squid, with early sketches resembling a jellyfish and a manta ray. Europa Report


https://www.youtube.com/watch?v=Kr-nvRoQGaE

Friday

ATLANTIS VS LEMURIA

 



Dalam buku nya "The White Sands Incident" Daniel W Fry mengaku dikontak oleh alien yang mempunyai panggilan "Alan" dan memberikan informasi bahwa mereka adalah manusia bumi yang sekitar 30 ribu tahun yang lalu meninggalkan bumi karena terjadi perang saudara yang menghancurkan sistem ekologi dan populasi mahluk hidup di bumi. 




Peperangan tersebut dikatakan terjadi antara 2 bangsa yang kita sekarang namakan Mu atau Lemuria dan Atlantis. Salah satu koloni peradaban yang mereka dirikan adalah di planet Mars.


"Ini adalah hal-hal yang ingin saya tunda sampai kontak kita berikutnya," kata Alan. Nenek moyang kami berasal dari bumi ini. Mereka telah membangun sebuah kerajaan besar dan menguasai ilmu pengetahuan yang tinggi di benua yang menurut legenda kalian disebut 'Mu' atau 'Lemuria.' Pada saat yang sama, ada juga sebuah kerajaan besar di benua Atlantis. "Antara Atlantis dan Lemuria terdapat persaingan dalam penguasaan ilmu pengetahuan. Atlantis dan Lemuria awalnya bersahabat, namun menjadi hubungan menjadi renggang seiring dengan berjalannya waktu, karena masing-masing pihak ingin memamerkan pencapaiannya di hadapan pihak lain. Dalam beberapa abad ilmu pengetahuan mereka telah melampaui titik perkembangan yang ada di peradaban kalian sekarang. Tidak puas dengan melepaskan sedikit energi pengikat atom, seperti yang dilakukan oleh fisikawan anda sekarang, mereka telah belajar memutar seluruh massa benda pada sumbu energinya. Dalam keadaan seperti ini, tidak dapat dihindari bahwa kedua pihak tersebut pada akhirnya akan saling menghancurkan, seperti yang sedang dipersiapkan oleh dua negara besar di planet bumi kalian saat ini.



Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, nenek moyang kami adalah sekelompok manusia yang selamat dari kehancuran total terakhir peradaban di planet bumi ini. Hal ini terjadi lebih dari tiga puluh ribu tahun yang lalu, namun bahkan pada saat itu pun mereka telah mengembangkan ilmu material, yang setidaknya dalam beberapa hal, jauh lebih maju dibandingkan ilmu peradaban kalian saat ini. Mereka mengikuti hukum alam, bukannya membenturkan satu komponen alam dengan yang lainnya, seperti yang dilakukan oleh ilmu pengetahuan kalian saat ini, sehingga perangkat mereka pun jauh lebih sederhana, namun mereka dapat mencapai hal-hal yang belum dapat dilakukan oleh peradaban kalian saat ini.  Namun mereka juga gagal menyadari kebutuhan mutlak akan adanya pengembangan nilai-nilai spiritual dan sosial yang setara. Sebuah kesenjangan politik dan sosial berkembang di antara dua kerajaan besar utama pada masa itu. Perselisihan antara keduanya meningkat setiap tahunnya, hingga akhirnya meledak menjadi perang yang mengakibatkan pemusnahan. Senjata berenergi absolut digunakan oleh keduanya untuk menghancurkan satu sama lain, senjata yang kekuatan penghancurnya seribu kali lebih besar dibandingkan bom Hidrogen yang mengancam ras kalian saat ini. Tidak ada yang menang ataupun kalah. Atlantis dan Lemuria saling menghancurkan satu sama lain.


Akibat dari perang besar Atlantis dengan Lemuria, hanya ada sedikit manusia yang selamat, karena tingkat radiasi nuklir di seluruh permukaan planet bumi ini telah meningkat melampaui tingkat yang bisa di toleransi oleh manusia. Hal ini tidak berarti bahwa semua manusia yang selamat akan langsung mengalami kematian akibat radiasi, namun hal ini berarti bahwa terjadi kemunduran fungsi mental dan biologis secara progresif, bersamaan dengan banyaknya mutasi genetic yang akan dihasilkan pada generasi berikutnya, pada akhirnya semua ini akan membawa dampak buruk bagi kesehatan manusia. Tingkat peradaban manusia-manusia yang selamat menurun, dan hampir mencapai tingkat binatang buas." Di dataran tinggi, di tempat yang sekarang menjadi negara Tibet, enam pesawat udara kami telah didaratkan oleh awak mereka. Sebuah dewan diadakan untuk menentukan apa, jika ada, yang bisa dilakukan." Disarankan agar dilakukan upaya untuk mencapai planet lain. Pesawat udara yang digunakan saat itu mampu melakukan perjalanan di luar angkasa dan sering digunakan untuk mencapai ketinggian beberapa ratus mil di atas permukaan bumi. Namun, belum ada upaya yang telah dilakukan untuk melompati jurang pemisah antar planet, dan para awak kapal masih jauh dari yakin bahwa upaya tersebut akan berhasil.


Planet tersebut, yang sekarang  kalian kenal sebagai Planet Mars, pada waktu itu berada dalam jarak terdekat dengan Planet Bumi ini dan, pada saat itu, kondisi permukaan seperti suhu, atmosfer, air, dan lain-lain, jauh lebih cocok untuk kelangsungan hidup manusia daripada kondisi yang dilaporkan oleh astronom kalian saat ini. Pemungutan suara pun dilakukan dan anggota awak dari empat kapal luar angkasa  pada saat itu, memilih untuk mengambil pertaruhan besar dengan harapan dapat melestarikan, setidaknya sebagian dari peradaban dan budaya ras mereka. Awak kapal yang tersisa percaya, bahwa karena ketinggian dataran tinggi tempat mereka berkumpul, dan tingkat radiasi yang relatif rendah di sana, mereka dapat terus tinggal di daerah tersebut, tanpa menderita kemerosotan fisik atau mental total pada diri mereka sendiri atau keturunan mereka. Mereka memilih untuk tetap tinggal. Karena saya dapat melihat pertanyaan yang muncul di benak anda, saya akan menjelaskan bahwa ras ini telah mencapai kesetaraan sempurna antara  pria dan wanita,  dan keduanya memiliki perwakilan yang setara dalam dewan ini. Dari empat kapal yang menempuh perjalanan tersebut, tiga tiba dengan selamat di tujuan. Tidak ada catatan dalam sejarah kita mengenai nasib ras keempat. Selama beberapa generasi, perjuangan keras untuk bertahan hidup menuntut seluruh waktu dan energi dari penduduk bumi pada saat itu. Ini adalah zaman kegelapan dari ras yang baru dan kita hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang periode ini.




Para anggota awak kapal tersebut, segera setelah kedatangan mereka di planet Mars, mulai menyusun sejarah ras-ras manusia planet bumi yang ditulis dengan cermat, dan menunjukkan alasan kejatuhan peradaban mereka. Sepanjang abad-abad berikutnya, sejarah ini telah dilestarikan dengan cermat. Peristiwa ini dikenal sebagai 'Pelajaran Besar' dan merupakan hal pertama yang diajarkan kepada semua generasi muda kami, ketika mereka mulai mempersiapkan diri untuk hidup aktif. Ketika perjuangan untuk bertahan hidup di planet Mars sudah berhasil dilakukan, perkembangan ilmu material mulai berlangsung Kembali, tetapi dengan mengambil pelajaran dari masa lalu, yang terus-menerus diberikan kepada masyarakat kami, bahwa hubungan nilai-nilai sosial dan spiritual harus tetap terpelihara dan seimbang. Kami telah menemukan bahwa ketiga ilmu tersebut mempunyai hukum dasar alam yang sama, dan kami telah mencapai kemajuan yang relatif jauh dari kalian.  Kami sekarang sudah tidak lagi bergantung pada sebuah planet. Beberapa kapal luar angkasa kami berukuran sangat besar, bila dibandingkan dengan yang kalian buat. Ukuran kapal luar angkasa kami berkali-kali lipat lebih besar dari kapal terbesar kalian. Kami mampu menyediakan semua kebutuhan, dan kenyamanan hidup fisik kami dengan kapal luar angkasa ini, dan karena kami telah menguasai masalah energi, kami tidak perlu mendarat di planet mana pun, kecuali kadang-kadang untuk mendapatkan bahan mentah untuk konstruksi baru. Pemuasan kebutuhan fisik kami sekarang hanya membutuhkan sedikit waktu dan usaha, akibatnya kami dapat mencurahkan sebagian besar pemikiran dan energi kami untuk membantu ras-ras yang belum melewati titik kritis dalam perkembangan mereka.
















Sunday

Download Free Ebook : The Mystery of Noah's Story

 

Donwload Free Ebook : The Mystery of Noah's Story


The Great Flood of Noah is a big mystery that trigger many debates. When does it happen? What is actually happen? Is it possible that it happened millions of years ago? Where is the location of the Ark? This book try to analyze the possible answers for many questions surrounding the mystery of Noah's story. Using scientific, religion, mythology and ufology references, this book is the first part of the Ancient Human and UFO Series. 


Table Of Contents

Chapter 1: The Mystery of Noah’s Story

Global Flood

The Cause of The Flood

The Process of Making The Ark

The Animal Shelter

Noah’s Son

When is The Flood Happen?

What is the Reason for the Flood?

Where is the Ark?

Giants

Chapter 2: Alternative Hypothesis

Data on Mass Extinctions

Permian Triassic Period

The Hypothesis of the Origin of the Ape Man

Cause of The Flood

Pangea

Manu

Cambrian Explosion

Milky Way Galactic Cycle

Nuwa

Hopi

Greek Mythology

Chapter 3: Ancient Human Civilization Trillions of Years Old

Age of Ancient Humans

India

Sumer

Egypt

China

Ancient Humans Millions of Years Ago

Ancient Humans Hundreds of Million Years Ago

65 million-year-old Crimean Pyramid

Mystery of dinosaur fossils hit by LASER guns and bullets.

Man in Carboniferous

Woman in Carboniferous

Human Footprints Hundreds of Million Years Old

Artifacts hundreds of millions of years old

Age Of The Universe

Age of Ancient Human Civilization

Age of Human Civilization According to the Indians

The Age of Ancient Human Civilization According to the Mayans

Age of Ancient Human Civilization According to the Sumerians

The Inaccuracies

Chapter 4: Children of Heaven and Earth

The Sons of God

Ancient Advanced Civilization

Ancient Builder Race

Naphidim/Nephilim

Chapter 5 Malaya Mountain and Malaya Island

Manu’s Story

Malaya

Ramayana

Ancient Sumatera

Tapak Tuan

Closing Remarks

References


Download Free Ebook : The Mystery of Noah's Story 

Thursday

My Upcoming Book : The Mystery of Noah's Story

  The Mystery of Noah's Story


The Great Flood of Noah is a big mystery that trigger many debates. When does it happen? What is actually happen? Is it possible that it happened millions of years ago? Where is the location of the Ark? This book try to analyze the possible answers for many questions surrounding the mystery of Noah's story. Using scientific, religion, mythology and ufology references, this book is the first part of the Ancient Human and UFO Series. 


Table Of Contents

Chapter 1: The Mystery of Noah’s Story

Global Flood

The Cause of The Flood

The Process of Making The Ark

The Animal Shelter

Noah’s Son

When is The Flood Happen?

What is the Reason for the Flood?

Where is the Ark?

Giants

Chapter 2: Alternative Hypothesis

Data on Mass Extinctions

Permian Triassic Period

The Hypothesis of the Origin of the Ape Man

Cause of The Flood

Pangea

Manu

Cambrian Explosion

Milky Way Galactic Cycle

Nuwa

Hopi

Greek Mythology

Chapter 3: Ancient Human Civilization Trillions of Years Old

Age of Ancient Humans

India

Sumer

Egypt

China

Ancient Humans Millions of Years Ago

Ancient Humans Hundreds of Million Years Ago

65 million-year-old Crimean Pyramid

Mystery of dinosaur fossils hit by LASER guns and bullets.

Man in Carboniferous

Woman in Carboniferous

Human Footprints Hundreds of Million Years Old

Artifacts hundreds of millions of years old

Age Of The Universe

Age of Ancient Human Civilization

Age of Human Civilization According to the Indians

The Age of Ancient Human Civilization According to the Mayans

Age of Ancient Human Civilization According to the Sumerians

The Inaccuracies

Chapter 4: Children of Heaven and Earth

The Sons of God

Ancient Advanced Civilization

Ancient Builder Race

Naphidim/Nephilim

Chapter 5 Malaya Mountain and Malaya Island

Manu’s Story

Malaya

Ramayana

Ancient Sumatera

Tapak Tuan

Closing Remarks

References

 

About The Author


Anugerah Sentot Sudono is an IT Professional who has a high interest in studying history, mythology and ufology. He has backgrounds in Engineering Physics and Computer Science. Currently he is working as Learning Development Manager in an IT Training Center.

This Ebook will soon be published in Google Books. Please email me for inquiry at anugerah.sentot.sudono@gmail.com

Tuesday

 Buku "Kisah Para Javana dan 

Rahasia Mesin Anti Gravitasi"


Javana adalah nama Ibrani untuk peradaban yunani kuno. Peradaban yunani kuno memang sudah diakui merupakan peradaban yang hebat pada jamannya. Namun apakah pada jaman peradaban yunani kuno sudah ditemukan teknologi anti gravitasi? Apakah manusia-manusia dari jaman peradaban yunani kuno yang mengendalikan UFO? Dan bagaimana dengan rahasia teknologi antigravitasi? Temukan jawabannya di buku ini.




DAFTAR ISI
Bab 1 Peradaban Yunani Kuno 
Bab 2 Kisah di  Kitab Kuno Nepal 
Bab 3 Siapakah Para Javana itu? 
Bab 4 Iapetus 
Bab 5 Atlas 
Bab 6 Atlantis 
Bab 7 Hephaestus 
Bab 8 Teknologi Metal Yunani Kuno? 
Bab 9 Peristiwa Phaeton dan Banjir Besar Deucalion 
Bab 10 Dewa & Manusia Bersaudara 
Bab 11 Alien dari Atlantis? 
Bab 12 Alien dari Planet Janos 
Bab 13 Atlantis, Yunani dan Roswell 
Bab 14 Keberadaan Alien Mirip Manusia 
Bab 15 Rahasia Mesin Anti Gravitasi 






Bisa dipesan/dibeli di Tokopedia :


Sunday

Peradaban Bani Israil



Peradaban Bani Israil

Mungkin kita semua tahu bahwa Bani Israil atau Bangsa Israel menurut kitab suci adalah bangsa pilihan Tuhan namun juga sekaligus bangsa yang seolah2 dikutuk Tuhan karena perbuatan2 zalim mereka. Bangsa Israel jaman modern memang sangatlah menonjol terutama dalam hal strategi dan teknologi. Namun pernahkah terpikir oleh kita bahwa Bangsa Israel itu sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala, sejak belasan juta atau bahkan puluhan juta tahun yang lalu. Bahwa keturunan suku2 bani Israil yang hilang(israeli lost tribes) sudah mempunyai teknologi anti gravitasi (warisan dari King Solomon). Dan bangsa Israel adalah leluhur bangsa Atlantis...
... dan kemungkinan sebagian atau semua ufo yg dilihat di bumi adalah milik suku-suku bani Israil yang hilang...
Kuncinya dari peristiwa Soddom dan Gomorah...
Peristiwanya berlokasi di Laut Mati dan diduga oleh seorang ahli geologi karena efek terbentuknya Patahan Jordan (The Bible As History, Werner Keller) ...
Terbentuknya Patahan Jordan terjadi di jaman Eocene sekitar 20-30 juta tahun yang lalu ...
Hal ini memang bertentangan dengan paham mainstream science yang berteori bahwa manusia kera baru muncul sekitar 2.5 juta tahun yang lalu, manusia baru muncul sekitar 150 ribu tahun yang lalu dan manusia modern baru muncul sekitar 30 ribu tahun yang lalu. Salah satu tafsir bible malah berteori bahwa Adam manusia pertama baru muncul sekitar 6000 ribu tahun yang lalu.
Tapi ada bukti-bukti keberadaan manusia ratusan juta tahun yang lalu yang tidak diakui oleh mainstream science.

Pada bulan Juni 1981 di sebuah tambang di antara Mahanoy City dan Shenandoah, Pennsylvania, AS, Ed Conrad menemukan fosil tengkorak manusia yang sudah membatu di lapisan Carboniferous. Lapisan Carboniferous berusia antara 299 juta tahun dan 359 juta tahun.

Peti mayat wanita yang berumur sekitar 300 ratus juta tahun (periode Carboniferous)
ditemukan pada tahun 1969 di sebuah tambang batu bara di distrik Rzhavchik Tisulsky Raion, Rusia.
Sebelumnya diajukan hipotesis bahwa wanita itu adalah salah satu jenis alien yg pernah datang ke Bumi ratusan juta tahun yg lalu,namun analisis genetik dari tubuhnya menunjukkan sepenuhnya identik dg manusia modern. Dan peti itu sepertinya dibuat dengan teknologi canggih.

Namun mungkin indikasi fosil manusia tertua adalah yang ditemukan pada tahun 1842 di Freiburg, Jerman yang diperkirakan berusia sekitar 600 juta tahun.

Dari mitologi india ada kisah Manu yaitu satu2nya manusia yang selamat dari banjir besar global. Manu ini menurut peneliti bible adalah Noah atau Nuh. Dari teknik perhitungan long count mitologi India kejadian banjir besar Manu terjadi lebih dari 100 juta tahun yang lalu.

Jadi sebenarnya dengan melihat semua indikasi2 yang ada kemungkinan memang peradaban manusia sudah ada ratusan juta tahun yang lalu.

Keberadaan kerajaan Bani Israel misalnya kerajaan King David dan King Solomon yang menurut teori sejarah bible ada di periode sekitar 1000 SM itu sampai sekarang tidak bisa dibuktikan dengan bukti-bukti konkrit. Menurut Quran King David terkenal dengan teknologi (melunakkan) logam besi dan King Solomon dengan teknologi anti gravitasi (ini ditulis juga di kitab kuno kebra nagast dari ethiopia). Selain itu kerajaan King Solomon terkenal dengan tambang2 emas dan peraknya, dan selain itu King Solomon juga mempunyai Angkatan Perang (Manusia) Burung dan Para Syaithon (Mahluk2 Penyelam Divers Aquatic dan Pembangun Builders). Seharusnya dengan kehebatan seperti itu pasti ada tulisan2 tentang kerajaan tsb di kerajaan2 tetangganya seperti Mesir, namun kenyataannya tidak ada catatan2 tentang itu. Seakan2 tidak pernah ada kerajaan bani israil King David dan King Solomon itu. Atau mungkin memang keberadaan kerajaan bani israil itu bukan di periode 1000 SM tapi di periode Eocen sekitar 20-30 juta tahun yang lalu?

Setelah wafatnya King Solomon kerajaan Bani Israil terpecah belah karena sebagian memisahkan diri menjadi suku2 bani Israil yg hilang (lost israeli tribes)...
Suku Asher dan suku Dan adalah beberapa diantaranya...
Teknologi pengolahan logam dari King David dan teknologi anti gravitasi (flying wagon = kereta terbang) King Solomon tentunya diimplentasikan bukan dengan magic tapi dengan engineering pembuatan industri2 dari hulu ke hilir. Dan oleh karena pasti suku2 bani israil juga mewarisi teknologi2 ini.
Jadi tidaklah heran kalau kita membaca kisah2 peradaban berteknologi anti gravitasi suku Asher dan suku Dan dari kacamata mitologi India namun dengan nama yang agak berbeda yaitu Asura (Asher) dan Danava (Danava) yang mempunyai kota2 terbang seperti Tripura dan Hiranyapura dan juga istana terbang Pushpaka Vimana.
Para Asura dan Danava ini di mitologi India muncul di Era Treta Yuga. Menariknya Era Treta Yuga ini menurut salah satu versi perhitungan long count ada di periode sekitar 18 juta tahun yang lalu.
Secara logika kalau memang hal ini benar-benar terjadi maka kita seharusnya bisa membaca cerita2 tentang di berbagai mitologi di dunia. Benarkah?

Kalau di mitologi India ada Asura maka di Persia ada Ahura. Ahura mempunyai simbol Winged Disc (Cakram/Piring Bersayap), ini sangat menarik karena ini sangat mirip dengan deskripsi Piring Terbang (Flying Saucer) yang mempunyai teknologi Anti Gravitasi. Simbol Winged Disk bisa kita temui di Persia (Ahura), di Assyria (Ashur), di Mesir (Horus) dan bahkan di kerajaan Judea (Yahudi).

Selain itu kata Asura sendiri sepertinya sering dipakai oleh berbagai suku bangsa untuk melambang simbol dewa:
1.India : Asura
2.Persia : Ahura
3.Assyria : Ashur
4.Mesir : Osr (Osiris bapak Horus)
5.Sumeria : Anshar (bapak dewa langit Anu)
6.Viking : Aesir
Apakah keberadaan suku Asher (Asura) juga ada di suku2 lain?
Untuk itu kita perlu tahu bahwa arti kata Asher dalam bahasa Ibrani adalah "Pohon".
Menariknya dalam mitologi yunani ada periode bronze (tembaga) dimana disebutkan di masa itu semuanya dibuat dari tembaga mulai dari rumah, perkakas rumah dan lain2, dan bahkan manusia2 pada jaman itu diceritakan dibuat dari tembaga. Kemungkinan yang dimaksud di sini adalah logam tapi tembaga yang dijadikan analogi. Jadi kalau diterjemahkan periode bronze adalah periode logam dan karena ada manusia terbuat dari logam kemungkinan ini melukiskan teknologi robot, ini berarti pada periode bronze sudah ada teknologi robot. Sebagai catatan di mitologi yunani juga ada kisah manusia logam raksasa yang bisa terbang bernama Talos yang dibuat oleh Hephaestus. Dikisahkan manusia2 di periode Bronze diciptakan oleh Zeus dari Pohon Ash. Disinilah kuncinya, Pohon Ash itu adalah lambang suku Asher. Jadi manusia2 periode Bronze kemungkinan adalah dari kelompok Asher (Asura).
Selain itu ada kisah menarik dari mitologi kepulauan Pasifik yang menceritakan mengenai peradaban manusia2 kulit putih yang mempunyai teknologi kapal "bersayap". Peradaban ini dinamakan Uru yang berarti "Pohon". Jadi kemungkinan peradaban Uru ini juga merupakan bagian dari suku Asher.

Pertanyaan lain yang harus dijawab adalah dimanakah para Asura(Asher) itu berada sekarang?
Dari berbagai referensi didapat kemungkinan ada 3 lokasi tempat keberadaan para Asura :
1.Di bawah Bumi
2.Di Kutub Selatan
3.Di Asia Tenggara (Nusantara)

Pada tahun 2015 Corey Goode bersaksi bahwa dia pernah ikut Program Rahasia Luar Angkasa (Secret Space Program) pemerintah AS dan selain itu dia menceritakan pertemuannya dengan kaum Anshar yang merupakan peradaban manusia berteknologi sangat canggih yang tinggal di dalam bumi (Inner Earth Civilization).
Para Anshar mengaku mulai tinggal di bawah Bumi sekitar 18 juta tahun yang lalu. Ada 3 kelompok Anshar :
1.Di bawah Himalaya
2.Di bawah Asia Tenggara
3.Dibawah Kutub Selatan

Yang menariknya para Anshar itu mempunyai medali dengan simbol planet saturnus. Kita tahu bahwa di dalam agamanya Bani Israil mengagungkan hari Sabtu. Dan lambang hari Sabtu adalah planet Saturnus (kata Saturday diambil dari Saturn Day).

Karena itu dan berdasarkan lokasi para Anshar yang mirip dengan dugaan lokasi para Asura (Asher) yaitu di bawah bumi serta kemiripan nama Anshar dengan Asher(Asura) saya pribadi mencurigai bahwa para Anshar ini adalah para Asher (Asura) atau salah satu suku bani Israil yang hilang.

Kemudian apa hubungan para Asher(Asura) ini dengan Atlantis?

Menurut mitologi India para Asura tinggal di dunia bawah bumi bernama Patala. Salah satu lokasinya bernama Atala dengan raja penguasa bernama Bala. Kata Atala ini sangat mirip dengan kata Atlantis.
Menurut Vishnu Purana Atala merupakan pulau putih (white island) adalah satu dari 7 Dvipa yang merupakan bagian dari Patala. Deskripsi Atlantis di Timaeus memang membuatnya dijuluki pulau putih (white island) yang dihuni manusia2 berkulit putih. Selain itu dari referensi india mahabharata dan santi parva didapatkan deskripsi bahwa para penduduk Atala merupakan manusia2 berkulit putih, menyembah satu Tuhan (monotheis), tidak tidur dan tidak makan. Sejarawan Yunani Kuno Herodotus (450SM) mendeskripsikan suku Atlantis merupakan orang2 yang tidak bermimpi dan tidak makan "yang tidak bernyawa". Sebuah kemiripan yang menarik sekali. Mungkinkah di Atlantis dulu terdapat banyak Androids atau Human Like Robots?

Dalam mitologi India Bala sang raja Atala mempunyai bapak bernama Maya yang merupakan seorang jenius yang merancang kota terbang Tripura. Nama Maya ada kemiripan dengan putri Maia dari mitologi yunani kuno yang merupakan anak dari Atlas, Atlas menurut Plato adalah raja pertama Atlantis. Dalam mitologi kadang2 memang cerita bisa terdistorsi namun nama2 sepertinya tetap sama.

Selain itu ibu kota para Asura yaitu kota terbang Tripura dan Atlantis mempunyai kemiripan karena bentuknya sama2 lingkaran2 yang konsentris. Dalam Karna Parva (Mahabharata) disebutkan bahwa Tripura adalah ibukota kerajaan Atala.

(bersambung...)